Dua Pria Asal Bireuen Ditangkap di Medan, Simpan Narkoba di Celana Dalam

Personel DirNarkoba Polda Sumatera Utara berhasil mengamankan dua warga asal Aceh yang ketahuan membawa narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 1,5 kilogram.

Kedua pria tersebut berinisial MZ (24) dan R (47). MZ merupakan warga Dusun Industri, Desa Blang Me Timu, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen.

Sedangkan serta R (47) adalah warga Dusun Jeumpa Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur.
dua pria pembawa narkoba dari bireuen ditangkap di sumatera utara
Seperti dikutip dari medan.tribunnews.com, Rabu (03/10/18), Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto penangkapan itu berawal dari informasi yang diterima pihak Unit 4 Subdit I DitNarkoba Polda Sumut pada Jumat (28/9/2018).

Disebutkan bahwa ada dua pria yang akan membawa Narkotika jenis Sabu dari Bireuen Aceh ke Palembang via Medan dengan menggunakan Bus dan polisipun langsung melakukan penyelidikan di terminal bus.

Sehari kemudian, pada Sabtu (29/9/2018) sekitar pukul 09.00 WIB, Petugas Kepolisian Unit 4 Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumut melihat ada dua orang pria yang sedang berada di ruang tunggu Bus PT Rapi Jalan Sisingamangaraja Medan.

Pihaknyapun langsung melakukan penangkapan terhadap kedua orang laki-Iaki tersebut.

Saat dilakukan penggeledahan badan dan pakaian, ditemukan dari dalam celana yang dipakai kedua orang laki-Iaki tersebut tiga bungkus plastik warna putih tembus pandang yang berisikan Narkotika Jenis Sabu seberat 1,5 Kg.

Pihaknya melakukan pengembangan ke Jalan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, kedua laki-laki tersebut mencoba melarikan diri sehingga Petugas Kepolisian melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kedua tersangka.

Setelah tertembak, keduanya langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan pengobatan. Setelah selesai dilakukan tindakan medis, selanjutnya kedua orang Iaki-Iaki dan barang bukti dibawa ke Ditresnarkoba Polda Sumut guna proses sidik lanjut.

Agus menyatakan kepada para tersangka disangkakan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dan Pasal 62 dan atau Pasal 60 Ayat (1) Jo. Pasal 69 UU RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika

Mereka bisa terkena pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 Miliar dan paling banyak Rp 10 miliar sesuai dengan UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Pidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 200 Juta sesuai dengan UU RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika.

Subscribe to receive free email updates: